Tasikmalaya, 29 Maret 2011. Acara Kunjungan Anak-Anak RA Miftahul Qiroat.
Dalam rangka menumbuhkan minat baca masyarakat, harus dimulai sejak usia dini. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan cara mengenalkan anak-anak dengan buku-buku bacaan di perpustakaan. Perpustakaan Umum Kota Tasikmalaya menerima kunjungan R.A. Miftahul Qiroat, Kelurahan Padayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
Foto Bersama di depan Perpustakaan Umum Kota Tasikmalaya
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala RA Miftahul Qiroat, Ibu Tati Kusmiati, A.Ma. Dia berharap dengan memperkenalkan perpustakaan, diharapkan minat baca anak menjadi lebih baik dan anak belajar mencintai buku.
Rebutan Buku
Belajar Membaca
Membaca dan menonton
Jumlah anak-anak yang berkunjung sebanyak 36 orang dengan guru pendamping sebanyak 5 orang. Dalam kunjungan tersebut disamping membaca buku, anak-anak juga ada yang menonton tayangan DVD serial Anak Shaleh.
Dalam kunjungan ini anak-anak RA Miftahulo Qiroat, juga didampingi para orang tua. Pihak perpustakaan meminta para orang tua untuk menjadi anggota perpustakaan sehingga dapat meminjam buku untuk anak-anak mereka.
Pengunjung perpustakaan adalah setiap orang yang datang berkunjung ke perpustakaan dan mengisi buku tamu/pengunjung, baik untuk keperluan membaca dan atau menjadi anggota dan atau meminjam buku. Pengunjung perpustakaan yang terbanyak adalah pengunjung yang berasal dari SD. Dari jumlah keselurahan 9.395 orang yang mengunjungi perpustakaan pada tahun 2010, sebanyak 3.051 orang atau (32,47 %) dari tingkat Sekolah Dasar (SD), disusul kemudian berturut-turut : SLTA 2.043 orang (21,75 %); SLTP 1.466 orang (15,60 %); Mahasiswa 976 orang (10,39 %); Umum 812 orang (8,64 %); karyawan /PNS 618 orang (6,58 %); dan TK 429 orang (4,57 %).
Sementara bila dicermati pada jumlah pengunjung perpustakaan berdasarkan bulan, maka jumlah masyarakat yang mengunjungi Perpustakakan Umum Kota Tasikmalaya paling banyak terjadi pada bulan April yaitu sebanyak 1.527 orang ( 16,25 %) dari jumlah pengunjung sebanyak 9.395 orang selama tahun 2010. Kemudian berturut-turut pada bulan : Mei sebanyak 1.260 orang (13,41 %); Desember sebanyak 858 orang (9,13 %); Juni sebanyak 847 orang (9,02 %); Februari sebanyak 813 orang (8,65 %); Maret sebanyak 803 orang (8,55 %); Januari sebanyak 663 orang (7,06 %); Juli sebanyak 640 orang (6,81 %); September sebanyak 545 orang (5,80 %); Oktober sebanyak 536 orang (5,71 %); Agustus sebanyak 518 orang (5,51 %) dan November sebanyak 385 orang ( 4,10%).
Anggota Perpustakaan Umum Kota Tasikmalaya
Anggota adalah masyarakat pengguna perpustakaan yang terdaftar dan memiliki kartu anggota perpustakaan dan diperkenankan meminjam buku untuk dibawa pulang ke rumah.
Kategori anggota yang terbanyak adalah anggota yang berasal dari SD. Dari jumlah keselurahan 703 orang yang menjadi anggota perpustakaan pada tahun 2010, sebanyak 246 orang atau (34,99 %) dari tingkat Sekolah Dasar (SD), disusul kemudian berturut-turut : SLTA 152 orang (21,62 %); Mahasiswa 95 orang (13,51%); karyawan /PNS 80 orang (11,38%); SLTP 58 orang (8,25 %); Umum 51 orang (7,25 %); dan TK 21 orang (2,99 %).
Sementara bila dicermati pada jumlah anggota berdasarkan bulan, maka jumlah masyarakat yang menjadi anggota Perpustakakan Umum Kota Tasikmalaya paling banyak terjadi pada bulan April yaitu sebanyak 177 orang (25,18 %) dari jumlah anggota 703 orang selama tahun 2010. Kemudian berturut-turut pada bulan : Mei sebanyak 112 orang (15,93 %); Desember sebanyak 89 orang ( 12,66 %); Oktober sebanyak 70 orang (9,96 %); November sebanyak 55 orang (7,82 %); Maret sebanyak 53 orang (7,54 %); Februari sebanyak 36 orang (5,12 %); Januari sebanyak 28 orang (3,98 %); Juli sebanyak 25 orang (3,56 %); Juni sebanyak 22 orang (3,13 %); Agustus sebanyak 19 orang (2,70 %) dan September sebanyak 17 orang (2,42 %).
Dari data di atas sejalan dengan kebijakan pemberlakuan aturan tentang tidak adanya pungutan biaya pendaftaran menjadi anggota yang diberlakukan pada awal bulan April 2010.
Peminjam Perpustakaan Umum Kota Tasikmalaya
Peminjam adalah anggota perpustakaan yang meminjam buku untuk dibawa pulang ke rumah.
Kategori peminjam yang terbanyak adalah peminjam yang berasal dari SD. Dari jumlah keselurahan 6.021 orang yang meminjam buku di perpustakaan pada tahun 2010, sebanyak 2.276 orang atau (37,80 %) memnijam buku dari tingkat Sekolah Dasar (SD), disusul kemudian berturut-turut : karyawan /PNS sebanyak 849 orang (14,10 %); SLTP 829 orang (13,77 %); Mahasiswa 652 orang (10,83 %); Umum 551 orang (9,15 %); SLTA 525 orang (8,72 %); dan TK 339 orang (5,63 %).
Selanjutnya bila dicermati pada jumlah peminjam buku di perpustakaan berdasarkan bulan, maka jumlah masyarakat yang meminjam buku di Perpustakakan Umum Kota Tasikmalaya paling banyak terjadi pada bulan Mei yaitu sebanyak 1.109 orang ( 18,42 %) dari jumlah pemijam secara keseluruhan sebanyak 6.021 orang selama tahun 2010. Kemudian berturut-turut pada bulan : April sebanyak 973 orang (16,16 %); Desember sebanyak 858 orang (14,25 %); Maret sebanyak 555 orang (9,22 %); Juni sebanyak 496 orang (8,24 %); Februari sebanyak 446 orang (7,41 %); Januari sebanyak 397 orang ( 6,59 %); Oktober sebanyak 261 orang (4,33 %); November sebanyak 260 orang ( 4,32 %); Juli sebanyak 251 orang (4,17 %); September sebanyak 218 orang ( 3,62 %); dan Agustus sebanyak 197 orang (3,27 %).
Buku Yang Dipinjamdi Perpustakaan Umum Kota Tasikmalaya
Kategori buku yang dipinjam yang terbanyak adalah peminjaman buku kanak-kanak. Dari jumlah keselurahan 10.299 buku yang dipinjam pada tahun 2010, sebanyak 2.499 buku atau (24,26 %) buku yang dipinjam dari subyek kanak-kanak. Hasil lengkapnya berturut-turut sebagai berikut : Kanak-kanak sebanyak 2.499 buku (24,26 %); 200 (Agama) sebanyak 1.413 buku (13,72 %); 300 (Ilmu Sosial) sebanyak 1.158 buku (11,24 %); Fiksi sebanyak 1.110 buku (10,78 %); 600 (Ilmu Terapan) sebanyak 821 buku (7,97 %); 500 (Ilmu Murni) sebanyak 810 buku (7,86 %); 800 (Kesusatraan) Sebanyak 772 buku (7,50 %); 100 Filsafat dan Psikologi sebanyak 553 buku (5,37 %); 700 (Kesenian) sebanyak 446 buku (4,33 %); 900 (Sejarah, Geografi) Sebanyak 385 buku (3,74 %); 400 (Bahasa) sebanyak 253 buku (2,46 %); 000 Karya Umum sebanyak 79 buku (0,77 %).
Selanjutnya bila dicermati pada jumlah buku yang dipinjam berdasarkan subyek bahan pustaka di Perpustakaan Umum Kota Tasikmalaya berdasarkan bulan selama tahun 2010, maka jumlah eksemplar buku yang dipinjam paling banyak terjadi pada bulan Mei yaitu sebanyak 2.292 buku (22,25 %) dari jumlah keseluruhan eksemplar buku yang dipinjam sebanyak 10.299 eksemplar buku. Kemudian berturut-turut pada bulan :
April sebanyak 1.896 eksemplar buku (18,41 %); Maret sebanyak 976 eksemplar buku (9,48 %); Desember sebanyak 905 eksemplar buku ( 8,79 %); Juni sebanyak 750 eksemplar buku ( 7,28 %); Februari sebanyak 721 eksemplar buku ( 7,00 %); Januari sebanyak 718 eksemplar buku ( 6,97 %); November sebanyak 477 eksemplar buku (4,63 %); Juli sebanyak 454 eksemplar buku (4,41 %); Oktober sebanyak 438 eksemplar buku (4,25 %); Agustus sebanyak 351 eksemplar buku (3,41 %); dan September sebanyak 321 eksemplar buku (3,12 %).
Pembaca di Perpustakaan Umum Kota Tasikmalaya
Pembaca adalah pemustaka yang datang ke perpustakaan hanya sekedar untuk membaca di perpustakaan, tidak untuk meminjam buku untuk di bawa pulang ke rumah. jumlah pengunjung perpustakaan yang bertujuan datang ke perpustakaan hanya membaca saja – tidak meminjam buku – terbanyak adalah siswa SLTA, yaitu sebanyak 1.518 orang (44,99 %) dari 3.374 pembaca. Kemudian disusul berturut-turut : Siswa SD sebanyak 775 orang (22,97 %); Siswa SLTP sebanyak 637 (18,88%); Mahasiswa sebanyak 324 orang (9,60 %); Masyarakat Umum sebanyak 261 orang (7,74%); dan TK sebanyak 90 orang (2,67%). Data untuk karyawan/PNS yang minus (-) bukan berarti bahwa tidak ada karyawan/PNS yang datang ke perpustakaan hanya untuk membaca, akan tetapi banyak karyawan/PNS yang datang ke perpustakaan akan tetapi tidak mengisi buku tamu.
AKTIVITAS MASYAKAT SELAMA BERADA DI PERPUSTAKAAN
Perpustakaan sebagai gudang informasi menyebabkan orang datang ke perpustakaan melakukan berbagai kegiatan. Ada tiga aktivitas pokok yang dilakukan seseorang bila berkunjung ke perpustakaa, yaitu :
1.Membaca : mencari informasi dengan cara membaca buku untuk selanjutnya dipinjam untuk dibawa pulang, atau sekedar membaca di perpustakaan misalnya membaca surat kabar, majalah, tabloid, dan menelusur informasi melalui buku referensi dan internet.
2.Menjadi anggota : setiap pemustaka yang akan meminjam buku untuk dibawa pulang, maka diwajibkan menjadi anggota terlebih dahulu;
3.Meminjam buku : untuk buku-buku umum, pemustaka diperkenankan meminjam buku maksimal 2 eksemplar selama 10 hari.
Dari ketiga aktivitas utama di perpustakaan sebagaimana tersebut di atas, ada kemungkinan seorang pemustaka yang datang ke perpustakaan dalam satu kali kunjungan hanya melakukan membaca saja, menjadi anggota saja, dan atau meminjam buku, atau melakukan dua atau tiga aktivitas sekaligus.
Berikut data aktivitas pemustaka di Perpustakaan Umum Kota Tasikmalaya selama tahun 2010.
Dari 10.742 aktivitas di perpustakaan, ternyata aktivitas terbanyak adalah Meminjam buku sebanyak 6.233 kali (58,02 %) ; disusul kemudian Hanya Membaca sebanyak 3.776 kali 35,15 %), dan Menjadi Anggota sebanyak 703 kali (6,82 %). Namun demikian terdapat kemungkinan seseorang datang ke perpustakaan Menjadi Anggota sekaligus meminjam buku.
Kesimpulan dan Saran
A.Kesimpulan
1.Jumlah Pengunjung perpustakaan tahun 2010 sebanyak 9.395 orang kunjungan terbanyak terjadi pada bulan April 2010 sebanyak 1.527 orang, pengunjung terbanyak berasal dari Siswa SD sebanyak 3.051 orang;
2.Jumlah Masyarakat yang menjadi anggota perpustakaan tahun 2010 sebanyak 703 orang, terbanyak adalah selama bulan April 2010 sebanyak 177 orang, anggota baru terbanyak berasal dari Siswa SD sebanyak 246 orang;
3.Jumlah Peminjam buku perpustakaan selama tahun 2010 sebanyak 6.021 orang, peminjam buku terbanyak adalah pada bulan Mei 2010 sebanyak 1.109 orang, peminjam terbanyak berasal dari Siswa SD sebanyak 2.276 orang;
4.Jumlah buku yang dipinjam selama tahun 2010 sebanyak 10.299 eksemplar buku, terbanyak terjadi pada bulan Mei 2010 sebanyak 2.292 eksemplar buku, subyek yang terbanyak dipinjam adalah buku Kanak-kanak sebanyak 2.499 eksemplar buku;
5.Jumlah masyarakat yang hanya sekedar membaca di perpustakaan sebanyak 3.374 orang, terbanyak adalah pada bulan April 2010 sebanyak 554 orang, terbanyak dari kalangan siswa SLTA sebanyak 1.518 orang;
6.Sebanyak 36 orang anak TK datang ke perpustakaan untuk meminjam buku akan tetapi tidak menulis nama di buku tamu/pengunjung. Besar kemungkinan bahwa anak tersebut tidak dapat menjangkau meja buku tamu atau hanya orang tua yang datang meminjam buku sekaligus meminjam buku untuk anaknya dengan menggunakan kartu anak TK.
7.Sebanyak 258 orang karyawan/PNS datang ke perpustakaan untuk meminjam buku akan tetapi tidak menulis nama di buku tamu/pengunjung. Hal ini perlu mendapat perhatian bagi petugas layanan sirkulasi untuk memantau pengisian buku tamu.
8.Secara umum aktivitas kegiatan pemustaka di perpustakaan cukup tinggi di pertengahan tahun, dan semakin menurun pada akhir tahun, hal ini sejalan dengan penambahan buku baru terjadi pada pertengahan tahun anggaran.
B.SARAN
1.Perlu pengadaan buku kanak-kanak dan fiksi karena dari data yang telah diuraikan di atas menunjukkan bahwa peminjam terbanyak adalah dari kalangan siswa SD dan buku terbanyak dipinjam adalah dari golongan buku anak-anak,fiksi dan 800.
2.Perlu petugas khusus yang menjaga buku tamu, untuk memastikan bahwa setiap pengunjung yang masuk ke perpustakaan terlebih dahulu mengisi buku tamu;
3.Perlu pembelian buku secara berkala sehingga pemustaka tidak jenuh dengan buku-buku yang ada;
4.Perlu penambahan fasilitas rak buku dan komputer untuk kepentingan automasi perpustakaan maupun untuk layanan internet.
Acara Road Show Gerakan Membaca kerjasama antara Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat, Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tasikmalaya dan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya. Acara tersebut berlangsung pada hari Senin tanggal 2 Agustus 2010 di SMP Negeri 5 Kota Tasikmalaya. Kegiatan diikuti oleh 80 orang peserta.
Acara dibuka oleh Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tasikmalaya.Peserta Road Show adalah siswa SMP di Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut diisi oleh penampilan Aksi Baca siswa berprestasi masing-masing : baca puisi, baca cerita Bahasa Inggris, Pidato bahasa Arab. selain itu juga dilakukan talk show peningkatan minat baca dan bedah buku "Bacalah". Selain bertujuan untuk menambah pengetahuan dan mempengaruhi sikap peserta untuk membaca, kegiatan ini juga merangsang psikomotorik anak untuk dapat merasakan langsung hasil membaca, melalui kegiatan pembuatan majalah dinding, pembuatan kerajinan berbasis buku.
Aksi Baca Puisi
Story Telling bahasa Inggris
Talk Show Peningkatan Minat Baca dan Bedah Buku " Bacalah"
Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya berdiri di bawah naungan Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tasikmalaya yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 16 tahun 2003 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kota Tasikmalaya.
Pengelolaan Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya diserahkan kepada Kepala Seksi Perpustakaan yang dibantu oleh 3 (tiga) orang tenaga fungsional pustakawan dan 2 (dua) orang staf pelaksana dan Seksi Pembinaan dan Pengembangan yang dibantu oleh 1 (satu) orang staf pelaksana.
Komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat dan Perpustakaan Nasional RI untuk mengembangkan perpustakaan di daerah sangat besar, hal ini dapat terlihat dari perkembangan Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya.
Beberapa wujud komitmen yang telah direalisasikan antara lain :
a.Setiap tahun Pemerintah Kota Tasikmalaya menganggarkan dana untuk pembelian bahan pustaka secara bertahap sebanyak 300 judul buku, yang selaras dengan Rencana Strategis Kota Tasikmalaya untuk meningkatkan jumlah judul buku Perpustakaan Daerah;
b.Pengadaan sarana dan prasarana perpustakaan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah;
c.Bantuan 1 (satu) unit Mobil Perpustakaan Keliling dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat;
d.Hibah meubeler perpustakaan dari Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Barat;
e.Bantuan bahan pustaka dari Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Barat;
f.Bantuan buku dari Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Barat untuk Perpustakaan Umum Kelurahan di Kota Tasikmalaya.
g.Bantuan 1 (satu) Unit Mobil Perpustakaan Keliling beserta koleksinya dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Sampai saat ini jumlah koleksi bahan pustaka yang dimiliki oleh Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya sebanyak 8.200 judul dan 16.400 eksemplar. Jumlah anggota perpustakaan sebanyak 3.750 orang. Sedangkan jumlah pengunjung perpustakaan rata-rata tiap hari sebanyak 46 orang.
Mobil Perpustakaan Keliling telah dioperasionalkan untuk menjangkau daerah-daerah yang jauh dari Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya. Di samping menyelenggarakan layanan peminjaman di tempat, Mobil Perpustakaan Keliling juga digunakan untuk layanan peminjaman paket buku (Bulk Loan) ke masyarakat.
B.Identifikasi Masalah
Dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya mengalami beberapa kendala antara lain :
1.Jumlah kunjungan dan anggota belum menunjukkan perkembangan yang signifikan;
2.Layanan perpustakaan baik layanan sirkulasi di Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya, maupun perpustakaan keliling belum optimal.
3.Jumlah koleksi bahan pustaka belum memadai baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
Dari kondisi tersebut di atas, dapat diidentifikasi masalah sebagai berikut :
1.Terbatasnya anggaran (Money)
Kota Tasikmalaya sebagai daerah yang baru dibentuk akhir tahun 2001 yang prioritas anggaran lebih dititikberatkan pada penyediaan sarana dan prasarana publik. Hal berakibat pada pengalokasian anggaran ke Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya sangat terbatas dan diberikan secara bertahap.
2.Terbatasnya Sumber Daya Manusia (Man)
Layanan perpustakaan belum dapat terpenuhi secara optimal karena keterbatasan jumlah pengelola perpustakaan. Begitu pula dari segi kualitas tenaga yang ada masih perlu ditingkatkan, baik keterampilan maupun pengetahuannya.
3.Terbatasnya sarana dan Prasarana (Material)
Gedung Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya yang saat ini ditempati kurang representatif. Selain ukuran yang sangat sempit, gedung Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya masih bersatu dengan depo arsip. Di sisi lain lokasi Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya yang kurang strategis - berada di dalam Komplek Perkantoran - menyebabkan masyarakat umum enggan berkunjung ke perpustakaan.
II. Tujuan dan Sasaran Kegiatan
A.Tujuan
Kegiatan Pengembangan Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya bertujuan :
1.Mewujudkan sistem perpustakaan yang sesuai dengan pembangunan;
2.Menyelenggarakan perpustakaan yang sesuai dengan kebutuhan pemakai jasa perpustakaan;
3.Mewujudkan kualitas perpustakaan yang sesuai standar dan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;
4.Menyediakan berbagai jenis koleksi perpustakaan;
5.Mengatur dan menyelenggarakan perpustakaan sesuai prinsip-prinsip manajemen perpustakaan.
B.Sasaran
Sasaran kegiatan Pengembangan Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya adalah terwujudnya perpustakaan daerah yang ideal, berdayaguna dan berhasil guna demi terwujudnya masyarakat yang gemar membaca dan belajar seumur hidup untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan produktifitas dalam pembangunan bangsa dan negara.
III. Dasar Kegiatan :
1.Undang-undang Nomor 10 Tahun 2001 tentang Pembentukan KotaTasikmalaya
2.Undang-Undang Nomor 43 tahun 2007 tentang Perpustakaan;
3.Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 16 tahun 2003 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kota Tasikmalaya;
4.Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya Nomor 9 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Kota Tasikmalaya 2005-2025;
5.Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 7B tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tasikmalaya Tahun 2008-2012;
6.Peraturan Walikota Tasikmalaya Nomor 37 tahun 2008 tentang Tugas Pokok, Fungsi dan Rincian Tugas Unit Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tasikmalaya;
7.Rencana Strategis Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tasikmalaya tahun 2008-2012.
IV. Pelaksanaan Kegiatan
A.Ruang Lingkup Kegiatan
Kegiatan Pengembangan Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya merupakan tanggungjawab Pemerintah Kota Tasikmalaya yang secara teknis operasional dilaksanakan oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tasikmalaya sesuai dengan kewenangannya untuk menyelenggarakan pembinaan dan pengembangan perpustakaan di Kota Tasikmalaya.
Ruang lingkup kegiatan pengembangan Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya meliputi pembinaan dan pengembangan teknis dan non-teknis perpustakaan yaitu :
1.Pembinaan dan pengembangan organisasi/kelembagaan;
2.Pembinaan dan pengembangan administrasi pengelolaan dan pelayanan;
3.Pembinaan dan pengembangan ketenagaan perpustakaan;
4.Pembinaan dan pengembangan sarana dan prasarana perpustakaan;
5.Pembinaan dan pengembangan koleksi perpustakaan.
B.Hasil Pelaksanaan Kegiatan
Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tasikmalaya meliputi :
1.Sedang dipersiapkan Rancangan Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya tentang Pembentukan Badan Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Tasikmalaya;
2.Beberapa pengajuan usulan untuk menambah sarana dan prasarana perpustakaan telah terealisasi sebagaimana uraian pada kondisi umum di atas, seperti bantuan buku, meubeler, dan mobil unit perpustakaan keliling baik dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Perpustakaan Nasional RI.
3.Pada APBD perubahan Tahun Anggaran 2010 akan dilaksanakan rehabilitasi Gedung “Saung Baca” Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya.
4.Anggaran untuk pengadaan koleksi bahan pustaka setiap tahun secara bertahap selalu teranggarkan dalam APBD Kota Tasikmalaya.
V. Permasalahan yang Dihadapi
Berbagai masalah yang telah teridentifikasi dalam pelaksanaan kegiatan Pengembangan Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya yaitu keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, sarana dan prasarana menyebabkan :
A.Standar minimal sarana dan prasarana perpustakaan belum tercapai;
B.Kebutuhan informasi masyarakat tidak sepenuhnya dapat terpenuhi karena jumlah dan jenis koleksi yang masih terbatas;
C.Lokasi Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya saat ini jauh dari pusat kota dan berada di dalam Kompleks Perkantoran.
VI. Solusi Permasalahan
Beberapa langkah yang telah dan atau akan ditempuh oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tasikmalaya untuk memecahkan masalah sebagaimana diuraikan di atas antara lain :
A.Secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, setiap tahun diusulkan untuk pemenuhan sarana dan prasarana maupun pengadaan buku perpustakaan dalam APBD Kota Tasikmalaya;
B.Pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat, diprioritaskan kepada permintaan terbanyak yang akan direalisasikan pada setiap pengadaan buku.
C.Tahun anggaran 2011 layanan perpustakaan akan dibuka di daerah yang dinilai strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
VII. Kesimpulan dan Saran
A.Kesimpulan
Kegiatan Pengembangan Perpustakaan Umum Daerah Kota Tasikmalaya yang telah dilaksanakan oleh Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tasikmalaya dapat disimpulkan bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Tasikmalaya dengan segala kewenangannya untuk membina dan mengembangkan perpustakaan telah maksimal. Sedangkan hasil dari kegiatan yang belum optimal disebabkan berbagai keterbatasan yaitu anggaran, sumber daya manusia dan sarana maupun prasarana. Keberhasilan saat ini tak lepas dari perhatian baik dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat dalam hal ini, Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Pendidikan Nasional dan Perpustakaan Nasional RI.
B.Saran
Pengembangan Perpustakaan Umum Daerah dan perpustakaan-perpustakaan lainnya merupakan salah satu butir komitmen seluruh komponen, baik pemerintah maupun masyarakat untuk mensukseskan Pencanangan Gerakan Membaca Secara Nasional oleh Presiden RI pada tanggal 12 November 2003. Gerakan Membaca Nasional dimaksudkan untuk membangun budaya baca, memantapkan jati diri dan meningkatkan daya saing bangsa serta memperkokoh persatuan dan kesatuan merupakan tujuan yang luhur untuk diwujudkan.
Untuk itu pengembangan Perpustakakan Umum Daerah dan perpustakaan-perpustakaan yang lain memerlukan perhatian yang serius dari semua komponen, baik pengalokasian anggaran yang memadai, penyediaan sarana dan prasarana yang representatif, koleksi bahan pustaka yang dapat memenuhi kebutuhan informasi masyarakat pengguna perpustakaan, maupun penyiapan sumber daya manusia pengelola perpustakaan yang handal, terampil, inovatif dan kreatif.
Jl. Ir. H. Djuanda (Kompleks Perkantoran) Telp. (0265) 342610 Kota Tasikmalaya
Kepala Kantor ke-1 & ke-3
Dra. Wiwin Windariah
Kepala Kantor ke-2 & ke-5
Drs. Dadang Samsulhuda, M.Si.
Kepala Kantor Ke-4
Drs. H. Beni Barlian , M.Si
Kepala Kantor ke-6
Drs. H. Nuryadi, M.Si.
Jam Layanan Perpustakaan
Senin - Jumat Buka : Jam 08.00 Istirahat : Jam 12.00 s.d. 13.00 Tutup : Jam 15.00
Sabtu Buka : 08.00 s.d. 13.00
Minggu Layanan Perpustakaan Keliling di Situ Gede/Dadaha
Tata Tertib Perpustakaan
1. Setiap pengunjung diwajibkan mengisi buku tamu; 2. Tas/jaket disimpan dalam lemari penyimpanan / locker yang telah disediakan; 3. Tidak membawa makanan/minuman ke dalam ruang perpustakaan; 4. Setiap pengunjung dilarang merokok selama dalam ruang perpustakaan; 5. Setiap anggota dapat meminjam buku sebanyak 2 eksemplar dengan batas peminjaman 10 (sepuluh) hari dan sesudahnya dapat diperpanjang kembali; 6. Setiap keterlambatan pengembalian buku dikenakan sanksi berupa denda Rp 200,- (dua ratus rupiah) per buku per hari; 7. Buku yang hilang dikenakan sanksi berupa penggantian dengan buku yang sama atau membayar denda seharga buku yang hilang.
Persyaratan Menjadi Anggota Perpustakaan :
Persyaratan Keanggotaan : 1. Mengisi formulir Pendaftaran; 2. Menyertakan foto copy KTP/KTM/ Kartu Pelajar yg berlaku; 3. Pas foto ukuran 2 x 3 sebanyak 2 lembar dan 3 x 4 sebanyak 1 lembar.